Cari tahu penyakit Angin Duduk di SehatQ.com

1 min read

Cari-tahu-penyakit-Angin-Duduk-di-SehatQ.com_

Pasti kalian tidak asing dengan istilah angin duduk yang selalu orang ucapkan untuk suatu penyakit, sebenarnya apa sih yang dimaksud angin duduk? Apakah sama dengan masuk angin biasa?. Nahh berikut ini adalah ulasannya

Angin Duduk (Angina)

Angina atau yang biasa dikenal dengan istilah angin duduk termasuk penyakit yang berbahaya loh, ko bisa? Karena angin duduk (angina pectoris) terjadi akibat penyempitan pembuluh darah jantung (koroner). Fungsi dari pembuluh koroner jantung adalah mengalirkan darah yang banyak mengandung oksigen untuk di suplai ke jantung. Agar jantung dapat memoompa darah dengan sempurna.

Penyempitan yang terjadi akibat pembuluh koroner mengakibatkan suplai oksigen otot jantung terganggu sehingga jantung tidak dapat memompa darah didalam tubuh dengan baik, dan kurang maksimal.

Penyebab Angin Duduk (Angina)

Penyebab Angin Duduk (Angina) dikarenakan pembentukan plak atau adanya tumpukan lemak di dalam pembuluh darah koroner (aterosklerosis). Penyempitan pembuluh darah koroner akan semakin menyempit saat penderita beraktifitas.

Selain itu penyebab jantung koroner dapat menyempit sesaat karena tejadinyya penegangan otot pembuluh darah. Bahkan angin duduk ini bisa terjadi kapan saja. Walaupun tidak sedang melakukan aktifitas atau sedang beristirahat.

Gejala Angin Duduk

Gejala apa saja sih yang dirasakan penderita jika mengalami angin duduk? Menurut direktori penyakit di SehatQ, gejala dari angin duduk adalah nyeri yang menyebar ke seluruh bagian tubuh, seperti leher, lengan, bahu, punggung, rahang dan bahkan gigi. Berbeda dengan wanita terkadang nyeri dada terasa ditusuk tusuk dengan benda yang sangat tajam. Gejala angin duduk yang utama adalah nyeri pada bagian dada. Nyeri yang diderita seperti ditekan dengan benda berat sekaligus ditindih benda berat dibagian dada.

Berikut beberapa gejala lain yang dirasakaan saat angin duduk :

  • Sesak nafas
  • Lemas
  • Mual
  • Pusing
  • Keringat dingin

Ada beberapa faktor yang bisa mengakibatkan risiko penyakit jantung koroner yang menimbulkan angin duduk, diantaranya :

  • Diabetes
  • Stres
  • Obesitas
  • Meroko
  • Kurang berolahraga
  • Mengkonsumsi minuman beralkohol berlebihan
  • Kolestrol tinggi
  • Hipertensi

Diagnosa Angin Duduk

Ketika pendenderita melakukan pemeriksaan ke Rumah Sakit, dokter akan memeriksa tekanan darah, berat badan si penderita, menanyakan gejala apa saja yang dirasakan, kapan gejala itu muncul, sesering apa gejala itu muncul, dan pemeriksaan Kesehatan lainnya untuk mengetahui apa penyebab munculnya angin duduk.

Pemeriksaan yang dilakukakan :

  • Ekokardiografi

Pemeriksaan ini bertujuan untuk mengamati struktur jantung, menggunakan gelombang suara, yang dapat memperlihatkan adanya kelainan struktur pada jantung. Contohnya (kerusakan otot jantung)

  • CT Scan

Bertujuan memperlihatkan gambaran stuktur dan kelainan pada jantung.

  • Keteterisasi Jantung

Bertujuan untuk melihat pembuluh darah koroner jantung, menggunakan sinar Rontgen dibantu zat pewarna yang disuntikan ke dalam pembuluh darah.

  • Elektrokardiografi

Bertujuan untuk mengamati irama aliran listrik jantung, yang dapat bermasalah Ketika penderita mengalami penyakit jantung koroner, pemeriksaan ini dapat dilakukan penderita saat tidak beraktifitas atau sembari melakukan aktifitas fisik seperti sedang fitnes.

Selain itu pemeriksaan darah dapat digunakan untuk mengetahui kadar gula, kolestrol, serta fungsi ginjal, untuk mengetahui factor risiko untuk menentuksn obat-obatan apa yang akan diberikan kepada penderita.

Pengobatan Angin Duduk

Sebaiknya melakukan pemeriksaan terlebih dahulu dan berkonsultasi dengan dokter untuk mengetahui penyebab angin duduk, akan tetapi angin duduk paling sering disebabkan oleh penyakit jantung koroner. Adapun obat – obatan yang diresepkan oleh dokter untuk penyakit jantung koroner diantaranya :

  • Aspirin
  • Trombolitik, untuk melarutkan gumpalan darah
  • Antiplatelet, untuk mencegah penggumpalan keping darah
  • Pengencer darah, seperti heparin

Nah untuk itu kita wajib menerapkan gaya hidup sehat agar terhindar dari berbagai penyakit, dengan makan makanan bergizi seimbang, tetap berolahraga walaupun pandemi. Tidur dan minum yang cukup.

Sekian artikel bisa saya bagikan, semoga bermanfaat. See you!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *